sebuah perjalanan selalu dimulai
ujung awal dan berhenti di ujung akhir berpikir
bukan di penghujung akhir baru berpikir
cara mengukur langkah mengukir
kadang baru bisa kita sadari, jawaban ditemukan, namun maut
tidak menanti usai
kesempatan itu yang di atas yang mengaturnya
kesempatan pertama adalah emas, milik kita
kesempatan kedua belum tentu datang
dia yang memilikinya
kesempatan untuk menentukan jalan
hidup sejak awal dituai akhir milikmu
yang kelak engkau pertanggungjawabkan
sendiri ke khalikmu
perjalanan akhir adalah apa yang
kau lakukan di awal hidupmu
tak dapat lagi dihapus ulang
karena itu: mulailah menabung cara
hidup dengan sasaran yang kau kehendaki
sebesar, searah dan seperti apa yang
ingin kau tuai kelak di hari tuamu
amalkan dan lakukan terus upayamu
tanpa henti dan jemu, kelak akan
kau temukan titik bahagia itu
hanya orang bijaksana mengerti waktu
moelsoe, 2011
Selengkapnya dapat dibaca di buku “Nyanyian Sunyi” Karya Moel Soenarko




