lemah lunglai sayap dan belalai
melekuk tungkai, mendera asa menggapai
mengisi landskap indah ‘tuk dituai
kuingin merubah takdir illahi
mewarna kehidupan yang penuh arti
kuasah mata dan kuas jari
kukejar cahaya pemberi arti
kutemukan dirumah seni
moelsoe, 2010
Selengkapnya dapat dibaca di buku “Nyanyian Sunyi” Karya Moel Soenarko




